7 Penyebab Blog Sepi Pengunjung meskipun Banyak Artikel

Artikel memiliki peran penting dalam segi kualitas blog. Akan tetapi, selain artikel terdapat beberapa macam faktor yang mempengaruhi blog anda dalam mendatangkan visitor. Contohnya seperti backlink, seo onpage, seo offpage, dan lain sebagainya. Lalu, apa faktor penyebab blog sepi pengunjung meskipun jumlah artikel sudah banyak?

Artikel tidak dapat dijadikan patokan bahwa blog tersebut berkualitas dan banyak mendatangkan pengunjung Secara alami, blog yang memiliki artikel yang berkualitas akan lebih berpeluang besar mendatangkan trafik pengunjung. Tetapi, secara kualitas SEO blog yang hanya di optimasi dari segi artikel saja masih kurang maskimal.

Oleh karena itu, anda harus mencari formula yang tepat dengan memadukan kualitas artikel dengan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi blog sepi visitor. Jangan sampai anda hanya mementingkan salah satu faktor saja. Lebih baik optimasi konten artikel blog anda dengan semua faktor tersebut.

Sebelum menuju ke pembahasan mengenai “mengapa blog sepi pengunjung?” saya akan ajak untuk mengetahui macam-macam konten dalam blog.

Macam – Macam Konten Blog

Secara pengetahuan saya, konten di blog dibedakan menjadi 4 macam. Yang pertama adalah konten berita, konten trending, content pillar, dan yang terakhir konten long term. Berikut ini ulasan lengkap masing-masing jenis konten.

1. Konten Berita

Konten berita sangat tidak bagus untuk blog. Mengapa tidak bagus? Karena konten berita mudah basi. Siapa yang mau membaca berita lama yang sudah kadaluarsa? Kecuali anda memiliki blog kategori news dan rutin melakukan update konten setiap hari.

Lihatlah contoh situs berita seperti Tribun news. Situs inilah yang kadang membuat kesal para blogger indonesia karena semua kata kunci yang ada selalu dikuasai. Mereka melakukan update setiap hari secara rutin karena memang ada banyak penulis disana dan mereka menulis bukan untuk manusia melainkan untuk mesin pencari.

Sebenarnya, konten berita tidak masuk ke dalam kategori artikel. Berita lebih membahas mengenai kejadian suatu peristiwa dalam waktu tertentu. Beda dengan konten artikel yang membahas sesuatu yang informatif, persuasif, dan memiliki struktur penulisan.

2. Konten Trending

Konten trending topik hampir sama dengan berita. Yang membedakan adalah konten ini memiliki durasi pencarian yang lama dan banyak dicari oleh pengunjung pada waktu tertentu. Konten jenis ini biasanya ramai dicari dalam jangka waktu bulanan.

Memang, dalam jangka waktu tertentu blog anda langsung kebanjiran trafik besar dari mesin pencari. Tetapi, jika waktu trending sudah lewat maka konten tersebut akan basi. Konten basi sangat tidak baik untuk blog karena tidak akan ada yang ingin membaca tulisan yang telah berakhir masa tenarnya.

3. Konten Pillar

Apa yang dimaksud dengan konten pilar? Content pillar adalah sebuah artikel yang membahas suatu topik tertentu secara spesifik dan kemudian bisa dipecah lagi menjadi beberapa bagian pada artikel yang lain. Dengan kata lain, konten pillar ini suatu jenis konten unggulan yang didukung internal link menuju ke artikel pendukung.

Misalnya seperti ini, Ngeblogbareng.com membahas suatu artikel dengan topik apa itu hosting. Untuk mendukung konten pillar tersebut saya membuat artikel turunan lagi dengan berbagai macam judul seperti apa itu shared hosting, apa itu VPS, apa itu Dedicated Server, dan apa itu Cloud Hosting.

Pada artikel pillar tersebut dijabarkan secara singkat mengenai poin-poin yang ingin dibuat artikel pendukung. Content pillar biasanya terdiri dari 1000 – 5000 kata. Untuk artikel pendukung biasanya dibuat 500 – 1000 kata. Jumlah kata dalam konten ini tidaklah tentu, tergantung topik apa yang dibahas dalam artikel tersebut.

4. Konten Jangka Panjang

Jenis konten inilah yang benar-benar dibutuhkan oleh pengunjung. Konten long term sangat bagus untuk blog karena tidak lekang oleh waktu. Meskipun sudah kemarin pun masih enak dibaca. Untuk masa depan pun juga masih nyaman. Contoh konten long term antara lain tutorial, tips, listicle, dll.

Untuk blog yang diurus oleh personal, saya sangat menyarankan untuk membuat konten artikel long term ini. Perlu digaris bawahi, konten jangka panjang harus dibuat secara lengkap dan mendalam. Dengan begitu, peluang artikel masuk halaman pertama mesin pencari dengan keywords tertentu semakin besar.

Selain itu, pengunjung akan lebih betah berlama-lama di blog. Ini sangat bagus untuk mengurangi bounce rate pada blog. Bounce rate juga merupakan salah satu dari sekian banyak faktor yang mempengaruhi blog tampil di laman teratas pencarian google.

Inilah Penyebab Blog Sepi Pengunjung

Sampai tulisan ini dibuat pun, saya masih kebingungan mencari ide menulis artikel dan akhirnya saya menemukan sebuah judul artikel penyebab blog sepi pengunjung.

Apa saja faktor yang menyebabkan blog sepi pengunjung dan bagaimana solusinya? Yuk simak ulasan saya mengenai penyebab blog sepi pengunjung meskipun banyak artikel.

1. Artikel tidak Berkualitas

Membuat tulisan yang asal menyebabkan blog anda sepi pengunjung seperti kuburan. Kata praktisi SEO Neil Patel, Content is The King. Kontenlah yang membuat blog tersebut lebih hidup. Jika anda membuat konten sampah lalu siapakah yang ingin membacanya?

Mesin pencari google pun tidak mau menyajikan konten yang tidak berkualitas di halaman teratas mereka. Mereka lebih memilih artikel yang memiliki nilai informatif dan berbobot tinggi. Bagaimana caranya mengetahui konten artikel tidak berkualitas?

Cara sederhana yang dapat anda lakukan adalah :

  • Teliti kembali artikel yang telah di publish.
  • Baca lagi seolah-olah anda menjadi pengunjung blog.
  • Perbaiki kesalahan kalimat pada artikel.
  • Perhatikan juga penerapan seo onpage yang benar.

Oleh sebab itu, mulai sekarang perhatikan artikel mana yang kurang berkualitas dan segera memperbaikinya. Ketika akan menulis sebuah artikel baru pun anda harus memperhatikan cara sederhana diatas. Jangan sampai anda sudah menulis artikel yang panjang namun tidak memiliki nilai plus di mata pengunjung maupun mesin pencari.

Masih kesulitan dalam membuat artikel yang seo friendly? Perhatikan beberapa cara membuat artikel berikut ini.

  • Menentukan pilihan topik pembahasan.
  • Lakukan riset kata kunci potensial.
  • Sisipkan internal dan eksternal link.
  • Perhatikan struktur artikel.
  • Perhatikan panjang tulisan.

2. Umur Blog masih Muda

Anda baru saja membuat blog dan langsung ingin mendapatkan banyak pengunjung? Tidak semudah itu! Ada juga blog yang sudah berumur tetapi masih susah mendapatkan kunjungan organik. Mengapa demikian? Karena google menganggap blog baru kurang memiliki authority, sehingga hal ini menyebabkan sulit untuk bersaing di SERP.

Loh, ada juga blog baru tetapi mereka langsung bisa page one? Coba kasih tau linknya ke saya… Google telah merubah algoritma nya dari tahun ke tahun. Blog yang memiliki authority yang kurang, kurang mendapat kepercayaan. Hal tersebut bukan tanpa alasan, melihat banyaknya blog sampah yang dibuat saat ini mencapai jutaan. Google sudah tentu akan memilih blog yang berkualitas baik.

Saran dari saya, terus pelajari teknik menulis artikel dan jangan lupa untuk submit url postingan ke Webmaster Tools. Disamping itu, belajar SEO dasar – mahir juga sangat bagus.

3. Loading Website Lambat

Apa yang anda lakukan ketika mencari informasi dan menemukan sebuah situs yang sulit untuk diakses? Tentu saja tanpa basa basi langsung menutup dan mencari referensi situs yang lain. Inilah alasan klasik mengapa blog anda tidak memiliki banyak kunjungan.

Disamping itu, google telah merilis algoritma nya mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi posisi blog di SERP (Search Engine Result Page). Kecepatan loading blog merupakan satu dari sekian faktor penting tersebut. Blog yang dimuat lebih cepat akan disukai visitor dan search engine.

Berikut ini adalah faktor penyebab loading website lambat.

  • Penggunaan Hosting.
  • Theme yang digunakan.
  • Jumlah plugin yang digunakan.
  • Ukuran gambar blog.
  • Trafik kunjungan blog.

Perhatikan faktor-faktor diatas. Apabila kendala blog lambat diakses di hosting, solusinya adalah pindah ke provider hosting lain yang memiliki kualitas bagus. Jika theme yang menjadi masalah, maka gunakan themes yang ringan dan tidak membebani kinerja hosting.

Perhatikan pula penggunaan plugin pada blog. Semakin banyak plugin yang dipasang, maka semakin berat kinerja hosting anda. Jika menggunakan spesifikasi hosting besar tentu hal tersebut tidaklah menadi masalah. Jika menggunakan spesifikasi hosting yang terbatas? hal tersebut menjadi problematika.

4. Salah menerapkan Teknik SEO

SEO merupakan ilmu penting bagi dunia internet marketing saat ini. Banyak blogger yang menerapkan teknik SEO tetapi tidak mengetahui bagaimana cara menggunakannya dengan baik dan benar. Meskipun begitu, anda harus mempelajari terlebih dahulu apa saja yang diperlukan untuk melakukan teknik seo yang benar.

Manakah yang lebih bagus antara teknik seo onpage atau offpage? Tentunya semua jenis seo tersebut sangat baik apabila diterapkan dengan benar. Kalau bisa, porsi antara keduanya seimbang. Untuk lebih jelasnya, anda bisa membaca artikel dari blog PanduanIM tentang Panduan SEO Dasar.

5. Visibilitas Blog Kurang

Apa yang menyebabkan keterlihatan blog kurang bagus? Penyebabnya adalah anda tidak mendaftarkan blog ke Google Search Console atau mungkin sudah mendaftar tetapi ada beberapa masalah kecil yang menghambat Robots Google untuk mengindeks tiap halaman blog anda.

Solusinya, anda bisa melihat status pesan yang muncul pada dashboard Google Search Console. Pahami, kemudian perbaiki apa saja kesalahan yang tertulis. Setelah itu tunggulah waktu 1 x 24 jam

Mengapa mendaftarkan blog ke Google Webmaster sangatlah penting? Karena sebaik-baiknya pengunjung adalah yang berasal dari mesin pencari. Pengunjung ini dinamakan Visitor Organic. Menjadikan halaman blog top #1 membuat keyword yang anda bidik tepat sasaran. Ini sangat bagus untuk blog bisnis.

6. Malas Update Artikel

Masalah ini sebenarnya sepele tetapi berdampak besar bagi kemajuan blog. Apabila anda ingin blog ramai dikunjungi banyak orang, maka anda harus rajin update artikel. Minimal 1 artikel 1 minggu sudah bagus asalkan konten yang dibuat sangat berkualitas. Misalnya seminggu 1x update artikel dengan pembahasan mendalam, jumlah kata 3000.

Jika tidak kuat membuat pembahasan artikel yang panjang, anda juga bisa melakukan update rutin 1x artikel / hari dengan 500 – 1000 jumlah kata. Mesin pencari lebih menyukai blog yang rajin membuat aritkel, apalagi konten tersebut memberikan manfaat dan menyelesaikan permasalahan pengunjung.

Bukan tidak mungkin artikel yang dibuat akan berada pada posisi teratas Google dengan kata kunci tertentu. Tetapi, perlu diperhatikan juga diksi kalimat yang digunakan. Jangan sampai anda membuat artikel dengan kalimat atau bahasa yang sulit untuk dicerna orang awam.

7. Tidak Riset Keywords

Riset Kata Kunci merupakan langkah awal sebelum memulai menulis artikel. Jika anda membuat artikel dengan tidak menyertakan kata kunci di dalamnya, maka google akan bingung menetapkan konten ini termasuk niche apa. Apakah niche blog, bisnis, wisata, atau yang lain.

Banyak tools gratis yang dapat digunakan untuk risek keywords, seperti :

  • Ubersuggest
  • Google Keywords Planner
  • Keywordtool.io
  • Google Trends
  • Keyword Shitter
  • dll.

Apabila menginginkan tools premium untuk riset kata kunci lebih mendalam anda bisa mencoba :

  • Ahrefs
  • Moz
  • Alexa
  • Semrush
  • dll.

Kesimpulan

Sudah menjadi tugas seorang blogger untuk menggaet pengunjung menuju blog. Terlebih jika ngeblog dengan tujuan bisnis menjual produk di blognya. Trafik adalah nomer 1 daripada pendapatan. Jika trafik menuju blog sudah banyak, maka akan sangat mudah untuk mendapatkan penghasilan.

Itulah ulasan saya mengenai penyebab blog sepi pengunjung. Saya akan terus evaluasi blog-blog saya dan akan tulis pada artikel ini jika ada update terbaru dari eksperimen saya. Sekian terima kasih.