Tips Memilih Nama Domain untuk Blog

2
166

tips memilih nama domain

Tips Memilih Nama Domain untuk Blog – Bagi kalian blogger pemula yang akan memulai untuk ngeblog, Memilih Sebuah Nama Domain yang Tepat untuk Situs adalah langkah penting yang harus dilakukan. Memiliki nama domain unik merupakan sesuatu yang diinginkan para blogger karena menjadi identitas situs atau bisa juga menjadi personal branding.

BACA JUGA : Panduan Memulai Ngeblog untuk Pemula

Tips Memilih Sebuah Nama Domain

Eits tunggu dulu. Sebelum menentukan nama domain, Apa sih pengertian dari domain itu? berikut adalah pengertian domain yang saya kutip dari wikipedia bahasa indonesia.

” Domain adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet. Fungsi Domain adalah untuk mempermudah pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server, selain juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai IP address. Nama domain ini juga dikenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah situs web seperti contohnya “wikipedia.org”. Nama domain kadang-kadang disebut pula dengan istilah URL, atau alamat website. ”

1. Pilih Nama Domain sesuai dengan Nama anda atau Brand anda

Bila kalian akan membuat sebuah website/ blog dengan tujuan mempromosikan brand, akan lebih baik bila memilih nama domain sesuai dengan tujuan yang akan dipromosikan. Misal, Kalian ingin menjual Tahu Ikan Tuna maka nama domain yang tepat untuk brand anda adalah tahuikantuna.com atau jualtahuikantuna.com atau bisa juga nama yang lain yang sesuai.

Sebaiknya, menentukan atau riset kata kunci terlebih dahulu sebelum memilih nama domain yang tepat untuk brand. Hal ini bertujuan untuk mendatangkan trafik organik ke situs kalian. Usahakan nama domain yang dipilih mengandung nama brand. Menggunakan Google Keyword Planner merupakan langkah yang tepat bila ingin riset kata kunci yang bagus untuk website kita.

Dan jika anda ingin membuat website personal atau blog pribadi, saya menyarankan untuk mengguakan nama kalian di dalam domain. Agar memiliki personal branding hehe…

2. Pilihlah Nama Domain yang Mudah Diingat

Pada zaman dahulu, orang kalau mau pergi ke situs tertentu harus menggunakan alamat IP seperti 123.554.22.1 itu contohnya. Sekarang dengan kemajuan zaman, orang bisa memberikan nama pada situsnya yang bernama Domain. Domain inilah yang sekarang menjadi alamat untuk mempermudah pengunjung mengingat dan menemukan konten yang ia cari.

Pilihlah nama domain yang mudah dilafalkan, dimengerti, dan mudah diingat. Ketika orang yang berkunjung ke situs kita dan pada saat itu ia mengingat nama domain situs yang ia kunjungi, maka kalian sukses menerapkan sebuah nama domain yang mudah diingat. Sebaliknya, menggunakan nama domain yang sulit diingat, membuat pengunjung sulit untuk mengingat nama situs yang akan ia kunjungi lagi.

3. Menggunakan TLD (Top Level Domain)

.com adalah ekstensi domain yang sangat mudah diingat orang. Banyak sekali blog diluar sana yang sampai saat ini masih menggunakan domain .com karena lebih profesional lah termasuk blog ini hehe…

Sebenarnya tidak harus menggunakan TLD jika kalian baru membuat blog, pakai subdomain gratisan dari blogger atau wordpress saja. Alangkah baiknya bila menggunakan TLD. Oiya Top Level Domain ini bukan hanya .com saja, melainkan masih banyak yang lain.

Contoh TLD selain .com ialah :

  • .net
  • .download
  • .store
  • .review
  • .shop
  • .site
  • dan masih banyak lagi yang lain

Itulah diatas contoh TLD lain selain .com, seiring perkembangan era digital ini mulai muncul ekstensi domain yang lain yang mana ini berhubungan dengan apa yang akan kalian pilih. Misalnya .download untuk blog download, .store untuk e-commerce (meskipun masih jarang), .review untuk blog review produk atau sejenisnya, dan masih banyak lagi yang lainnya.

4. Hindari Penggunaan Karakter yang Tidak Perlu

Bila sangat mendesak, kalian boleh menggunakan nama domain yang ada karakternya. Tapi, untuk masalah mengenai SEO, menurut saya situs yang menggunakan nama domain dan terdapat karakter yang tidak perlu didalamnya sangat tidak baik untuk SEO. Bila ingin menggunakan, saya sarankan untuk menggunakan tanda (-) bila dalam kondisi sangat mendesak.

Kondisi mendesak seperti apa? Ya suatu kondisi dimana nama domain yang akan kamu gunakan telah ada sebelumnya atau memang brand anda mengandung tanda atau karakter tertentu.

5. Jangan Menggunakan Nama Domain yang Telah Ada

Menggunakan nama domain yang telah ada merupakan suatu kesalahan yang besar. Contoh nama domain yang telah ada atau menjadi brand produk ternama adalah Google, Microsoft, Amazon, dll karena anda akan dituntut karena brand anda mirip dengan merek dagang tersebut. Dendanya bisa milliaran rupiah lo kawan. Jadi, teliti lah sebelum menentukan nama domain. Apakah nama domain yang anda pilih telah menjadi merek dagang atau tidak.

Misalnya kalian memilih nama domain yang agak mirip dengan contoh domain diatas, seperti amazong (plesetan dari amazon) atau microstore (plesetan dari microsoft).

6. Belilah Domain di Registrar yang Terpercaya

Membeli domain adalah langkah terakhir yang harus kalian perhatikan juga. Pastikan kalian membeli domain di tempat penyedia yang terpercaya dan legal.

Jangan tergiur dengan harga domain yang murah. Harga berpengaruh dengan kualitas juga lo sobat. Misalnya domain cardingan atau illegal dengan harga 30 – 50rb per tahun. Mungkin, ditengah jalan domain kalian akan terjegal oleh penyedia karena ketahuan mengambil domain secara illegal. Hal ini pernah saya alami waktu pertama kali migrasi dari blogspot ke wordpress dan membeli domain .com sembarangan di perseorangan.

Harga yang murah juga bisa jadi jebakan batman. Bayangkan, tahun pertama saja 50 – 70rb, bisa jadi ditahun berikutnya atau waktu perpanjangan harga domain itu akan naik tidak wajar misalnya seharga 200rb. Wah, sudah capek-capek optimasi eh malah kena jebakan batman 😀

Harga domain TLD .com atau .net yang wajar adalah sekitar 100 – 150rb. Itu sudah wajar, kalau saya ini 100rb tahun pertama dan tahun berikutnya harus membayar sebesar 130rb kalo ndak salah hehehe 😀 Jadi tidak naik terlalu jauh antara harga tahun pertama dengan tahun perpanjangan.

Setelah membaca artikel mengenai Tips Memilih Nama Domain yang Tepat untuk Blog, semoga anda bisa menentukan nama domain yang cocok untuk blog. Bila ada saran atau sanggahan dapat anda sampaikan melalui komentar ya.

2 KOMENTAR

  1. Setuju banget mas sama poin terakhir, kalau beli domain memang harus lihat-lihat tempat dan harga yang ditawarkan. Seperti mas Arga bilang, untuk harga memang banyak jebakan batmannya, kadang dikasih murah tahun pertama setelahnya ternyata mahal banget. Kudu jeli juga ngecek2 ketentuan dari registrarnya atau sama harga normalnya.

Comments are closed.